
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tana Toraja bersama Yayasan Motivator Pembangunan Masyarakat menggelar rapat koordinasi di kantor MPM Hari Selasa, 19 Mei 2026, terkait rencana penetapan desa dampingan yang akan mengikuti Program Kampung Iklim (PROKLIM) dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk periode Tahun 2026.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dan lembaga masyarakat dalam mendorong aksi nyata penanganan perubahan iklim di tingkat desa. Dalam rapat koordinasi ini dibahas sejumlah agenda penting, mulai dari identifikasi desa potensial, kesiapan masyarakat, hingga strategi pendampingan yang akan dilakukan secara kolaboratif oleh YMPM bersama pemerintah daerah.
Program Kampung Iklim (PROKLIM) merupakan program nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup yang bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Melalui program ini, desa-desa didorong untuk aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan seperti penghijauan, pengelolaan sampah, konservasi sumber air, pertanian ramah lingkungan, serta pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan penyerahan Surat Edaran tentang Program Kampung Iklim (PROKLIM) Kabupaten Tana Toraja Tahun 2026. Surat edaran tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Pengendalian Bencana dan Kerusakan Lingkungan DLH Tana Toraja, Esther L. Tandiarrang. SP kepada Direktur MPM, Ruth Tandi Ramba.

Penyerahan surat edaran ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan PROKLIM di Kabupaten Tana Toraja. YMPM sebagai lembaga pendamping masyarakat menyatakan kesiapan untuk terus berkontribusi dalam mendukung desa-desa binaan melalui edukasi lingkungan, penguatan kapasitas masyarakat, dan pelibatan generasi muda dalam aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
Melalui kerja sama ini diharapkan desa-desa dampingan YMPM dapat menjadi contoh desa tangguh iklim yang mampu menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Mahasiswa UKI Toraja mendapatkan pelatihan pembuatan kompos di Rumah Kompos Kebun Percobaan Pakea, Kampus Dua UKI Toraja yang berlokasi di Kakondongan pada hari Rabu 12 Mei 2026. Kegiatan ini difasilitasi oleh tim Rural Youth Climate Action Movement (RYCAM) dari Yayasan Motivator Pembangunan Masyarakat (YMPM) sebagai bentuk implementasi program kerja sama ...
Pembukaan Camp Paskah PPGT Klasis Nonongan Salu tanggal 30 April 2026, berlangsung penuh semangat dan kepedulian terhadap lingkungan melalui penyerahan 550 bibit pohon oleh Tandu Ramba selaku Manager Program MPM. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mengajak generasi muda gereja terlibat aktif dalam aksi nyata menghadapi perubahan iklim
Di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin terasa, para petani di Lembang Ullin mengambil peran penting melalui kegiatan Sekolah Lapang Iklim Padi. Dalam aktivitas ini, petani tidak hanya bekerja di sawah, tetapi juga belajar memahami pola cuaca, curah hujan, hama, penyakit pada tanaman dan kondisi tanah yang terus berubah.