
Kegiatan magang mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar di Yayasan Motivator Pembangunan Masyarakat (MPM) menjadi ruang belajar yang nyata dan bermakna. Mahasiswa terjun langsung ke sawah, mengikuti proses penanaman padi bersama para petani peneliti di Demplot Sekolah Lapang Iklim (SLI) Padi Lembang Ullin yang mejadi salah satu desa dampingan dari MPM. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai pembelajar yang aktif, menyatu dengan aktivitas pertanian yang menjadi sumber kehidupan masyarakat di Lembang Ullin.
Dalam proses ini, mahasiswa belajar langsung dari petani peneliti yang telah memiliki pengalaman dan pengetahuan lapangan yang mendalam. Para petani tidak hanya mengajarkan teknik menanam, tetapi juga berbagi pemahaman tentang kondisi tanah, pola musim, serta strategi menghadapi perubahan iklim. Interaksi ini menciptakan pertukaran pengetahuan antara dunia akademik dan pengalaman praktis, sehingga mahasiswa mendapatkan perspektif yang lebih utuh tentang pertanian berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepekaan sosial dan rasa tanggung jawab terhadap pembangunan masyarakat. Pengalaman belajar dari petani peneliti menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan di masa depan, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan yang berkelanjutan.
Di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin terasa, para petani di Lembang Ullin mengambil peran penting melalui kegiatan Sekolah Lapang Iklim Padi. Dalam aktivitas ini, petani tidak hanya bekerja di sawah, tetapi juga belajar memahami pola cuaca, curah hujan, hama, penyakit pada tanaman dan kondisi tanah yang terus berubah.
Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Desa Dampingan MPM di Toraja Utara dan Tana Toraja Toraja,— Yayasan Motivator Pembangunan Masyarakat (MPM) melaksanakan pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat yang dilakukan di hotel Puri Arta Pantan Makale untuk empat (4) desa dampingan di Kabupaten Tana Toraja (28 & 30 Juni 2025), dan tujuh (7) desa ...
Hari Lingkungan Hidup sedunia diperingati pada 5 Juni setiap tahun, dan pada Kamis, 5 Juni 2025 ini merupakan momentum Yayasan Motivator Pembangunan Masyarakat memperingati hari lingkungan hidup sedunia dengan merangkul anak muda Tana Toraja dan Toraja Utara yang tergabung dalam beberapa aliansi, organisasi, lembaga serta instansi pemerintahan terkait. Kegiatan yang ...